Text
8 Langkah Menyusun PTK
Nutqi Charis
08.19 (0 menit yang lalu)
kepada saya
Memilih Masalah (Kompetensi)
Pertama mendengar istilah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), entah karena apa, tiba-tiba saya teringat pada Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). Barangkali karena ada unsur P dan K-nya (diawalai dengan huruf P dan diakhiri dengan huruf K). Ingatan yang tidak sengaja itu ternyata membawa kemudahan bagi saya dalam memahami PTK. Betapa tidak. Untuk membayangkan seperti apa sesungguhnya PTK itu, ternyata bukan hal mudah. Namun, setelah mengingat P3K, saya menjadi mudah memahami PTK.
Dalam P3K, faktor utama yang harus kita ketahui adalah penyakit atau masalah yang dihadapi oleh orang yang akan kita beri pertolongan. Logikanya, bagaimana mungkin kita akan bisa menolong seseorang, sementara kita sendin belum tahu masalah (penyakit) apa yang dihadapi orang itu. Maka, pertama yang harus kita ketahui dalam penerapan P3K adalah mengetahui masalah apa yang dihadapi oleh orang yang harus kita tolong itu. Apakah ia hanya pusing-pusing, kecapaian, atau luka karena kecelakaan. Jika pemahaman ini tidak ada, bisa jadi pertolongan yang kita berikan nanti tidak akan sejalan dengan masalah yang dihadapi oleh orang yang kita tolong.
Dalam PTK, orang yang harus kita tolong adalah siswa. Karena itu, penyakit atau masalah apa yang dihadapi siswa merupakan hal pertama yang harus kita ketahui. Kaitannya dengan proses belajar-mengajar, masalah atau penyakit siswa tentu saja berkaitan dengan kompetensi. Karena itu, langkah pertama yang harus kita lakukan dalam menyusun PTK adalah memilih kompetensi sebagai masalah yang akan kita teliti.
| NF00711 | 001. DOY d | Ruang Koleksi 000-099 (000-an) | Available |
| NF00810 | 001. DOY d | Ruang Koleksi 000-099 (000-an) | Available |
| NF00852 | 001. DOY d c1 | Ruang Koleksi 000-099 (000-an) | Available |
| NF00892 | 001. DOY d c4 | Ruang Koleksi 000-099 (000-an) | Available |
| NF00927 | 001. DOY d c5 | Ruang Koleksi 000-099 (000-an) | Available |
No other version available