Text
Eliana
Pernahkah, kau memperhatikan, siapa orang terakhir yang bergabung di meja makan? Orang yang terakhir menyendok sisa sayur, bahkan kadang kala kehabisan makanan di piring? Lantas siapa pula yang terakhir beranjak tidur, baru bisa memejamkan mata setelah memastikan anak-anaknya tidur?
Ia selalu menjadi yang terakhir dalam setiap urusan. Dan ia pula yang selalu menjadi yang pertama dalam urusan lainnya. Ia yang pertama bangun. Ia yang pertama membereskan rumah. Ia yang pertama ada saat anak-anaknya sakit, terluka, dan membutuhkannya. Tidakkah kau memperhatikannya?
Jangan pernah membenci Mamak kau, Eliana. Karena kalau kau tahu sedikit saja apa yang telah seorang ibu lakukan untukmu, maka yang kau tahu itu sejatinya bahkan belum sepersepuluh dari semua pengorbanan, rasa cinta, serta rasa sayangnya kepada kalian.
| F00049 | 899.221 LIY e C1 | Ruang Koleksi 800-899 (800) | Available |
| Title | Edition | Language |
|---|---|---|
| Hujan | id | |
| Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin | id | |
| Pukat | id | |
| Negeri di Ujung Tanduk | id | |
| Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin | id | |
| Hafalan Shalat Delisa | id | |
| Pukat | id |